Ekspansi internasionalisasi telah menantang kemajuan pendidikan di abad 21 yang tidak hanya di tingkat pendidikan tinggi Islam tetapi juga di level pendidikan dasar Islam. Untuk mempersiapkan anak-anak didik agar terlibat dalam dinamika internasionalisasi, beberapa sekolah dasar Islam secara berkompetitif menawarkan cakrawala baru dalam mengintegrasikan ilmu, nilai kemanusiaan dan nilai-nilai spiritual dengan cara mengadaptasi model salaf pesantren dan ide-ide global. Oleh karena itu, artikel yang terbingkai dalam penelitian kualitatif ini menjelaskan fenomena sosial tentang bagaimana membangun sebuah paradigma baru bernama glokalisasi untuk perkembangan dan pelestarian lembaga pendidikan dasar Islam di Indonesia. Diperoleh melalui pengamatan, wawancara dan dokumentasi, dapat disimpulkan bahwa glokalisasi dapat menjadi solusi tepat bagi kebutuhan masyarakat saat ini di mana kearifan lokal seharusnya memiliki porsinya dalam kurikulum yang memasukkan multiple intelligence, Higher Order Thinking Keterampilan (HOTS) dan menyelenggarakan event-event akademik pada pengajaran pendidikan dasar.
Penjelasan selengkapnya bisa diakses pada artikel jurnal berikut ini: http://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/madrasah/article/view/4733